Tim kerja yang terdiri dari guru, siswa, dan warga sekolah lainnya yang bertanggung jawab untuk mengelola, mengawasi, dan mengedukasi seluruh warga sekolah mengenai penggunaan energi yang efisien dan bertanggung jawab.
Mengurangi pemborosan penggunaan listrik dan bahan bakar di lingkungan sekolah.
Membentuk karakter dan budaya hemat energi pada seluruh warga sekolah.
Menurunkan biaya operasional sekolah (tagihan listrik).
Mengurangi jejak karbon (carbon footprint) sekolah sebagai kontribusi mitigasi perubahan iklim.
Menempelkan SOP Energi di dekat saklar & AC ("Matikan jika tidak digunakan").
Pemadaman listrik serentak 1 jam (misal: Jumat pagi saat senam).
Kompetisi poster dan konten media sosial kampanye hemat energi.
Menyisipkan materi perhitungan daya listrik (Fisika) atau dampak pembangkit (IPA).
Wajib membuka gorden pagi-siang untuk mengurangi lampu.
Membuka jendela sebelum AC nyala agar udara segar masuk.
Mengganti lampu rusak dengan LED hemat energi secara bertahap.
Membersihkan filter AC dan kipas angin berkala agar tidak boros listrik.
Duta energi berkeliling memastikan alat mati saat ruangan kosong.
Mencatat meteran listrik bulanan dan membuat grafik tren penggunaan.
Teguran edukatif bagi kelas yang sering lupa mematikan listrik.
Proyek sederhana Solar Charging Station atau lampu taman tenaga surya.
Himbauan jalan kaki/bersepeda sehari sebulan untuk hemat BBM.
Daftar laporan kegiatan yang telah diupload