Mengubah pola pikir warga sekolah dari "membuang" menjadi "mengelola". Menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan minim sampah.
Pokja Pengelolaan Sampah adalah tim kerja yang terdiri dari guru pembina, siswa (kader Adiwiyata), dan tenaga kependidikan yang bertanggung jawab atas manajemen sampah di lingkungan sekolah secara menyeluruh. Fokus utama Pokja ini bukan sekadar membuang sampah pada tempatnya, melainkan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan ekonomi sirkular.
Memastikan sistem pemilahan sampah berjalan dari sumbernya (kelas/kantin).
Mengelola sampah organik menjadi pupuk kompos atau produk bermanfaat lainnya.
Mengelola sampah anorganik agar bernilai guna atau ekonomi melalui Bank Sampah.
Mengampanyekan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai secara masif.
Penyediaan 3 jenis tempat sampah (Organik, Anorganik/Plastik, Residu/Kertas) di titik strategis.
Jadwal mingguan pengumpulan sampah terpilah untuk ditimbang dan dicatat di buku tabungan.
Kader Pokja berpatroli saat istirahat, mengingatkan pemilahan dan memungut sampah tercecer.
Menimbang total sampah harian untuk evaluasi tren penurunan/kenaikan volume.
Mengolah sisa makanan kantin dan daun kering menjadi pupuk kompos padat.
Membuat lubang resapan yang diisi sampah organik untuk menyuburkan tanah & cegah banjir.
Fermentasi kulit buah (jeruk, nanas) menjadi cairan pembersih serbaguna.
Memadatkan plastik kemasan bersih ke dalam botol bekas untuk dijadikan kursi/pembatas taman.
Kegiatan berkala (Class Meeting) membuat kerajinan fungsional (pot, tas) dari barang bekas.
Wajib bawa tumbler & misting. Larangan sedotan plastik & styrofoam di sekolah.
Slogan kreatif tentang pemilahan sampah di area strategis.
Daftar laporan kegiatan yang telah diupload